Intermezo: Permintaan Para Publik Figur Saat Menginap di Hotel

Menjadi seorang publik figur tak jarang membuat penasaran khalayak ramai, kira-kira bagaimana kehidupan mereka sebenarnya. Selama menjadi frontliner, saya menjumpai mereka sebagai tamu yang wajib saya layani saat menginap. Termasuk permintaan-permintaan mereka. Dari sekian banyak publik figur yang pernah menginap di hotel, saya masih mengingat beberapa permintaan layanan untuk mereka. Intermezo kali ini, saya akan mengungkap, setelah mempertimbangkan segala risiko paling aman (hahaha),  beberapa permintaan dari tamu-tamu hotel yang kebetulan adalah publik figur.

1. Almarhumah Julia Perez dan Dua Satpam
Sumber IG @princessyahrini
      Saya Masih  ingat betul, beliau datang sebelum check-in time (14.00) di sebuah resort di Tanjung Benoa untuk menghadiri acara yang diadakan oleh Kementrian Lingkungan Hidup di Nusadua Bali 2010. Setelah drama check in akibat kesalahan dari pemesan kamar untuk sang artis, akhirnya saya mengantar ke  kamar bersama dua asistennya. Saya diam-diam mencuri pandang, nggak sebesar yang diberitakan, lho! Cerita sampai di sini. Titik.
       Maaf masih lanjut rupanya. Mbak nya langsung nyelonong dan tidur di ranjang. Si asisten bilang ke saya, "Mas, saya mau keluar dulu meninjau lokasi perfom mbak Jupe. Mas jaga disini, ya!" Saya bingung, dong. Masa iya, saya jagain mbak artis ini. Terus siapa yang mengerjakan kerjaan saya? Saya Guest Relation untuk semua tamu  bukan butler khusus untuk satu atau dua tamu. Saya musti handle tamu lain dan grup francophone yang dua jam lagi bakalan datang. 
      "Oh, ya udah. Kunci aja kamar ini dari luar. Lalu kasih dua satpam. Satu jaga di pintu masuk, satu yang lain jaga di pintu teras kamar!" ujar asisten yang satu lagi. Saya bilang satpam atau security staff yang mbak maksud sudah memiliki pos jaga masing-masing. Lagipula kalau dikunci dari luar (kuncinya masih manual saat itu), kalau mbak Jupe mau keluar kamar apa yang akan terjadi.
         Kedua asisten mulai pusing. Lagi-lagi tidak bisa menyalahkan saya, sebab memang di reservasi  tidak ada pesanan layanan khusus dari pihak panitia yang memesan kamar. Untungnya, setelah berbicara dengan manager, kedua asisten bisa meninggalkan si artis dengan lega. Manager saya hanya menjanjikan satu security saja.     

2. Lily Wahid dan 2 Asbak
Lilly Wahid adalah Politikus Sekaligus
adik kandung Almarhum Mantan Presiden RI  Gus Dur
      Tahun 2011, saya pindah kerja di salah satu resort di Sanur. Ada grup dari sebuah partai politik yang check in satu per satu. Tibalah tamu VIP yang harus saya handle, ibu Lily Wahid. Setelah saya dan bellman mengantar ke kamar yang letaknya paling jauh,  Duplex Ocean View, berderinglah telpon Guest Relation Officer. Ternyata dari kamar ibu Lilly. Suara di seberang sana, "Boleh kirim asbak ke  kamar saya?" Saya tidak menyangka beliau merokok. Meskipun begitu, saya bilang, asbak sudah tersedia di balkoni. Beliau bilang, "yang di kamar saya tidak ada, mas!" Padahal saya yakin betul asbak sudah tersedia. Untuk tamu VIP, kami selalu memeriksa kamar tiga  kali. Sehari sebelum kedatangan oleh GRO shift sore, pagi hari pada hari H oleh GRO shift pagi. Dan siangnya, oleh GRO dan Duty Manager jika kedatangan tamu malam. Kebetulan saya shif sore dan melihat semua sudah paripurna.
       Saya menelpon housekeeping. Setelah beberapa menit, housekeeping menelpon balik. asbak sudah ada di balkoni, mengapa saya tidak bilang ke tamu tersebut? Saya bilang bahwa saya sudah menjelaskan asbak sudah tersedia di Balkoni. Padahal hanya menginap sendirian. Mungkin beliau sudah mager di kamar sehingga enggan keluar balkoni.  Nah, lho?

Karya Rio Photography di Instagram Julia Perez
3. Farhan dan Tiket Pesawat
     Presenter kondang Farhan liburan bersama keluarga ceritanya. Karena istri sakit, beliau berencana mengantarnya balik ke Jakarta lalu balik ke Bali buat melanjutkan liburan bersama anak-anaknya. Beliau menyuruh saya memesankan tiket pesawat tetapi tidak boleh lewat internet. Beliau maunya ditelponkan ke call center salah satu maskapai. Setelah selesai, saya mencatat nomor rekening yang harus ditransfer sejumlah uang agar booking code bisa didapat. Karena buru-buru harus packing barang-barang istrinya, pak Farhan memberikan kartu debit  berikut kode pin ATM dan menyuruh saya pergi ke ATM menyelesaikan pembayaran. Selesai. Pak Farhan sudah ada di lobby langsung bilang, "Mas, tiketnya bisa dibatalkan?"
           Rupanya kondisi istrinya sudah membaik berkat penanganan dokter di klinik resort. Saya pun menelpon call center, hanya bisa direfund 10 persen. Pak Farhan pun tersenyum sambil pergi, "ya sudah lah, mau bagaimana lagi."

4. Syahrini dan Larangan Minta Foto Bareng
       Tahun 2016, Inces mengisi acara di salah satu klub malam di Bali. Bersama rekan sesama penyanyi, Cakra Khan, meraka balik ke hotel balik dari acara sekitar jam satu dini hari. Konon, permintaan dari pihak pemesan hotel, tidak boleh minta foto bareng si Inces ini. Mungkin ada ya, yang pingin foto sama deseu! 
    
5. Anggun dan Teh Botol
Anggun sumber IG @Anggunstyle
          Mungkin sudah banyak yang tahu, terutama anggunesia dan fans non-anggunesia, sang biduan senang sekali dengan  yang namanya Teh Botol. Saya sendiri juga merasakan keajaiban teh botol ini bisa menjadi mood booster yang efektif.  Meski risiko penyakit gula dan tersedia pula yang sugar free, tetep teh botol manis paling mak nyus... Demikian pula saat menghadiri acara opening salah satu resort di Uluwatu, Asisten Front Office Manager berkali-kali menanyakan apakah Teh Botol sudah tersedia di minibar kamar mbak' e (maksudnya mbak Anggun). 





Disclaimer: Artikel ini adalah intermezo setelah rehat beberapa minggu dari tulis-menulis. Tujuannya hanya untuk hiburan, kalau anda terhibur, eh, semoga anda terhibur.... 






Penampilan Anggun di sebuah Opening Sebuah Resort di Bali


Comments

Post a Comment

Paling Sering Dibaca

Travelblog.id dan Obsesi Candi

Gak Buang Sampah atau Segera Mati?!