Posts

Showing posts from 2017

Villa, Petuah Kinara-Kinari, Panti Asuhan Hindu Dalam Sebuah Kisah di Bulan Ramadhan

Image
Hari sabtu, tanggal 17 Juni 2017 lalu, merupakan hari yang sangat mengesankan bagi saya. Salah seorang kawan, sebut saja bapak Angga, mengajak berkunjung ke panti asuhan Dharma Jati II di Penatih, Denpasar. Pak Angga ini merupakan kawan saya sewaktu bekerja di Mercure Resort Sanur tahun 2011-2013. Dunia hospitality mempertemukan kami kembali, kali ini dalam rangka kegiatan sosial.             Jadi begini ceritanya, pak Angga kini bekerja sebagai operational manager di Lalasa Villa, Canggu. Sebuah Villa yang dimiliki oleh seorang pengusaha yang peduli dengan kegiatan sosial, yaitu kunjungan ke panti asuhan. Sesuai permintaan pemilik villa, setiap kunjungan harus beda panti dan lintas agama, seperti kunjungan ke panti asuhan kristiani (kunjungan pertama dan kedua). Dan kunjungan panti asuhan Hindu Dharma Jati II kali ini merupakan kali ketiga bagi beliau.             Saya berpikir, partisipasi apa yang bisa saya lakukan. Kemudian saya teringat karya saya berjudul Petuah Kinara danKinari y…

Acha Acha ... Welcome to Little India !

Image
Kota India. Sekelebat tersirat dalam pandangan mungkin merujuk pada kota yang penuh sesak, bau rempah, panas, debu, debu, berisik oleh orang-orang yang bercakap penuh antusias. Lain halnya dengan Little India Singapura.                 Little , sebuah distrik yang dihuni oleh bangsa India. Oleh sebab itu, alkuturasi bangunan Cina-India, Arab, dan Melayu terasa kental pada bangunan-bangunannya. Lihatlah Serangoon Road, sebuah jalan yang kanan kirinya orang-orang berjualan perhiasan, bebungaan, baju-baju sari, dan restauran dengan masakan khas India. Tidak sulit untuk mendapatkan teh tarik, roti chanai dan masakan lainnya.
              Saya sempat mencicipi nasi biryani  yang tekstur nasinya memanjang dengan kuah bumbu rempah yang khas.  Lalu, kami mendapati  sebuah kuil di sebuah perempatan . Kuil Hindu ala Bali berbeda dengan kuil Hindu ala India. Persamaannya adalah mengerucut ke atas.  Dengan biaya kurang dari duapuluh dolar, sudah  bisa menikmati suasana india di …

Ini di Cina? Jawabannya: Bukan!

Image
Salah satu kawan saya nampak kebingungan menebak salah satu koleksi foto di instagram, Ini di Cina? Saya tertawa sembari menjawab, “Bukan.”






Teman saya tadi masih penasaran.  Saya berfoto dengan latar belakang pagoda di Chinese Garden  Jurong East, Singapura. Kawan saya terkejut, sebab Singapore setahu dia hanyalah sekumpulan gedung tanpa tempat sedamai kampung. Selama ini, ia hanya menganggap Singapura sebagai negara transit saat berpergian tanpa mau melihat sisi lain negeri ini. Padahal tempat ini bebas bea masuk dan  bisa ditempuh kurang dari sejam menaiki MRT dari bandara Changi dengan biaya kurang dari empat dolar sekali jalan.
            Sebenarnya, Chinese Garden yang memiliki luas 13,5 hektare ini diidirikan pada tahun 1975  dengan arsitek bernama  Prof. Yuen-chen Yu. Selain taman bergaya kekaisaran  Tiongkok, taman ini menyajikan  koleksi bonsai dan seni suiseki khas Jepang. Sebab itulah, terlihat tanda panah yang menunjukan arah berlawanan ke kanan Japanese Garden, ke kiri Chi…

Tempat-Tempat Penawar Stress di Bali

Image
Bali merupakan tempat tinggal impian bagi saya sejak masih memakai seragam  sekolah biru putih. Toleransi yang tinggi, keramahan penduduk, keunikan budaya yang mampu membawa kita ke masa kejayaan Hindu, dan alamnya menjadi magnet tersendiri bagi pengunjung. Semakin banyak pengunjung, semakin macet, makin tinggi pula tingkat risiko terkena stress. Untungnya, Bali menawarkan beberapa tempat yang mampu menawarkannya.
            Bali baru saja menempati puncak destinasi terpopuler seasia  menurut Tripadvisor. Capaian ini tidak lepas dari kerja keras semua pihak, terutama masyarakat Bali sendiri. Banyak tempat-tempat hiburan di Bali yang menyajikan hiburan seperti night club, resto, resort, playing park, dan alam berupa pantai dan pegunungan yang bisa dijelajahi. Namun, tempat-tempat pelepas stress tadi masih dianggap oleh sebagian orang sebagai tempat prestisius dan sukar dijangkau. Saya misalnya, bekerja di hotel dengan lima hari kerja dua hari libur, masih pikir-pikir untuk menjelajahi …

Hotest Articles

5 Kesalahan Saat Berlibur di Bali

5 Alasan Batik Lebih Baik

Traveller Jaman Now Harus Jadi Mandiri

Contact Me

Name

Email *

Message *